WordPress telah menjadi pilihan banyak orang untuk membangun website. Mudah digunakan, tampilannya bisa diubah sesuka hati, dan hampir semua kebutuhan website tersedia melalui plugin serta tema. Tidak mengherankan jika WordPress menjadi salah satu platform website yang paling populer.
Namun, ada satu hal yang sering terlupakan: **semakin populer sebuah platform, semakin besar pula perhatian para pencari celah keamanan terhadapnya.**
Banyak pemilik website merasa cukup aman hanya karena WordPress mereka sudah menggunakan versi terbaru. Padahal, keamanan sebuah website tidak hanya ditentukan oleh WordPress itu sendiri.
Ketika sebuah website diretas, WordPress sering menjadi pihak pertama yang disalahkan padahal, dalam banyak kasus, sumber masalah justru berada di sekelilingnya plugin yang sudah lama tidak diperbarui, tema yang berasal dari sumber tidak jelas, password administrator yang lemah, konfigurasi hosting yang kurang tepat, hingga software server yang memiliki celah dapat menjadi bagian dari masalah wordPress hanyalah salah satu bagian dari sebuah ekosistem yang jauh lebih besar ibarat sebuah rumah, memiliki pintu utama yang kuat tidak berarti seluruh rumah aman jika jendela belakang dibiarkan terbuka.
Salah satu alasan WordPress begitu populer adalah plugin hampir semua fungsi dapat ditambahkan hanya dengan beberapa klik. Website toko online, forum, membership, formulir, galeri, SEO, hingga sistem pembayaran dapat dibangun tanpa harus membuat semuanya dari awal tetapi justru di situlah salah satu risiko terbesar muncul setiap plugin tambahan berarti ada kode tambahan yang harus dipercaya, diperbarui, dan dipelihara semakin banyak plugin yang dipasang, semakin besar pula permukaan serangan yang harus diperhatikan ironisnya, banyak pemilik website memasang plugin karena melihat fitur yang menarik, tetapi setelah itu tidak pernah memeriksa apakah plugin tersebut masih mendapatkan pembaruan keamanan.
Ada pula kebiasaan yang lebih berbahaya: menggunakan tema atau plugin bajakan karena ingin menghemat biaya di internet, sangat mudah menemukan tawaran "premium plugin gratis" atau "premium theme nulled" bagi sebagian orang, itu terlihat seperti kesempatan menghemat uang namun pertanyaannya sederhana:
**Jika kita tidak membayar sumber resmi dan tidak mengetahui siapa yang memodifikasi file tersebut, bagaimana kita bisa yakin bahwa kode di dalamnya tidak telah diubah?**
Website mungkin terlihat normal halaman depan tetap tampil dashboard masih bisa dibuka tetapi keamanan tidak selalu terlihat dari tampilan website kode berbahaya bisa saja bekerja tanpa menunjukkan gejala yang jelas kepada pemilik website.
Salah satu persoalan serius dalam keamanan aplikasi web adalah injection secara sederhana, injection terjadi ketika data dari pengguna tidak diperlakukan secara aman dan akhirnya dapat memengaruhi cara aplikasi menjalankan suatu proses bagi pengunjung biasa, sebuah formulir mungkin hanya terlihat seperti kotak untuk memasukkan nama atau pesan namun di balik layar terdapat proses yang mengolah data tersebut jika proses tersebut dirancang dengan buruk, input yang seharusnya hanya dianggap sebagai data dapat menjadi jalan untuk memengaruhi aplikasi itulah sebabnya keamanan website tidak bisa dinilai hanya dari tampilannya website yang terlihat sempurna dari luar belum tentu memiliki pertahanan yang baik di belakang layar.
Ada anggapan bahwa hacker hanya tertarik pada website perusahaan besar anggapan ini justru membuat pemilik website kecil menjadi terlalu percaya diri website kecil pun dapat menjadi target apabila memiliki kelemahan yang mudah dimanfaatkan bagi penyerang, website yang memiliki celah keamanan bisa menjadi bagian dari target yang jauh lebih luas mereka tidak selalu mencari satu website tertentu mereka dapat mencari pola kelemahan pada berbagai website yang menggunakan teknologi, plugin, atau konfigurasi yang sama artinya, popularitas WordPress sekaligus menjadi pedang bermata dua semakin banyak website menggunakan komponen yang sama, semakin menarik pula komponen tersebut untuk diperhatikan oleh para peneliti keamanan maupun penyerang.
Kondisi paling berbahaya bukan ketika website langsung berubah menjadi halaman aneh justru yang lebih mengkhawatirkan adalah ketika website tetap terlihat normal pemilik masih bisa membuka halaman utama pengunjung masih bisa membaca artikel toko online masih terlihat berjalan namun di belakang layar mungkin sudah terdapat akun asing, perubahan file, kode yang tidak dikenal, atau akses yang seharusnya tidak ada karena itu, keamanan website bukan hanya soal apakah halaman utama masih bisa dibuka pertanyaan yang lebih penting adalah:
**Siapa yang memiliki akses ke website tersebut? Apa saja yang berubah? Dan apakah aktivitas di dalam server masih sesuai dengan yang seharusnya?**
Kita sering membicarakan SQL injection, XSS, malware, dan berbagai istilah keamanan lainnya tetapi terkadang masalah paling sederhana justru menjadi pintu masuk password administrator sistem keamanan secanggih apa pun akan kehilangan banyak manfaat jika akun administrator menggunakan password yang mudah ditebak, digunakan di banyak layanan, atau tidak dilindungi dengan lapisan autentikasi tambahan inilah ironi keamanan digital kita bisa mengeluarkan banyak uang untuk server dan sistem keamanan, tetapi kemudian menggunakan password yang sama untuk berbagai layanan.
Kesalahan terbesar bukan menggunakan WordPress kesalahan terbesar adalah menganggap bahwa setelah website selesai dibuat, urusan keamanan juga selesai website adalah sistem yang terus berubah plugin diperbarui tema berubah PHP diperbarui server berubah pengguna bertambahadministrator berganti integrasi baru ditambahkan semua perubahan tersebut dapat menciptakan risiko baru karena itu, keamanan seharusnya dipandang sebagai proses, bukan produk yang cukup dipasang sekali.
Pada akhirnya, WordPress bukanlah musuh justru fleksibilitas WordPress adalah alasan mengapa platform ini sangat banyak digunakan masalahnya adalah bagaimana platform tersebut digunakan memasang puluhan plugin tanpa pemeriksaan, menggunakan tema bajakan, membiarkan administrator lama tetap memiliki akses, tidak memiliki backup yang baik, dan tidak pernah memeriksa aktivitas website adalah kombinasi yang jauh lebih berbahaya daripada sekadar menggunakan WordPress.
WordPress memberikan banyak kemudahan tetapi kemudahan juga dapat membuat kita lupa bahwa setiap sistem membutuhkan pengelolaan.
Pertanyaan yang seharusnya kita ajukan bukan:
**"Apakah WordPress aman?"**
Pertanyaan yang lebih tepat adalah:
**"Apakah WordPress yang kita kelola benar-benar dipelihara dengan baik?"**
Sebab keamanan sebuah website tidak ditentukan oleh nama platformnya saja keamanan ditentukan oleh bagaimana kita memilih plugin, bagaimana kita mengelola akun, bagaimana server dikonfigurasi, bagaimana pembaruan dilakukan, dan seberapa cepat kita menyadari ketika sesuatu yang tidak biasa terjadi pada akhirnya, website yang aman bukanlah website yang tidak mungkin diretas website yang aman adalah website yang **memiliki pertahanan, dipantau, memiliki backup, dan mampu pulih ketika sesuatu terjadi.**
Dan mungkin inilah hal yang paling sering dilupakan di balik kemudahan WordPress: **membangun website bisa dilakukan dalam hitungan menit, tetapi menjaga keamanannya adalah pekerjaan yang berlangsung terus-menerus.**
Belum ada artikel terkait.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.