Sokai Developer
Kota Dumai Riau    sokaideveloper@gmail.com
Senin - Sabtu 08:00 - 17:00 Wib   |   Minggu Libur
NEWS
Mengenal Perbedaan SSD M.2 dengan Satu dan Dua Lekukan      Distribusi Internet Melalui Satelit Starlink, Begini Cara Jaringan Dikirim ke Pengguna      Teknologi Radar Kuantum Suhu Ruang Mulai Dikembangkan, Belum Hadir sebagai Produk Pasar      Lepikal Eka Putra Hadirkan Lagu “Urang Nun Tidu’o” dengan Lirik Bernuansa Romantis      Hancuo Munabuo, Karya Lephi Khan yang Membawa Bahasa Daerah ke Dunia Musik Rokan Hulu      Lephi Khan dan Perjuangan Menghidupkan Lagu Daerah Rokan Hulu      Pulang Sekolah dan Kenangan Mencari Ikan di Parit — 1995      OJS dan Ancaman Peretasan: Mengapa Situs Jurnal Ilmiah Sering Menjadi Sasaran?      Apakah AI Aman dalam berkomunikasi ? Bagaimana Keamanan Data Saat Berkomunikasi dengan Kecerdasan Buatan      Ketika Hacker Mengganggu Website: Sebenarnya Apa Tujuan Mereka?      Mengenal Perbedaan SSD M.2 dengan Satu dan Dua Lekukan      Distribusi Internet Melalui Satelit Starlink, Begini Cara Jaringan Dikirim ke Pengguna      Teknologi Radar Kuantum Suhu Ruang Mulai Dikembangkan, Belum Hadir sebagai Produk Pasar      Lepikal Eka Putra Hadirkan Lagu “Urang Nun Tidu’o” dengan Lirik Bernuansa Romantis      Hancuo Munabuo, Karya Lephi Khan yang Membawa Bahasa Daerah ke Dunia Musik Rokan Hulu      Lephi Khan dan Perjuangan Menghidupkan Lagu Daerah Rokan Hulu      Pulang Sekolah dan Kenangan Mencari Ikan di Parit — 1995      OJS dan Ancaman Peretasan: Mengapa Situs Jurnal Ilmiah Sering Menjadi Sasaran?      Apakah AI Aman dalam berkomunikasi ? Bagaimana Keamanan Data Saat Berkomunikasi dengan Kecerdasan Buatan      Ketika Hacker Mengganggu Website: Sebenarnya Apa Tujuan Mereka?     

Mengenal Perbedaan SSD M.2 dengan Satu dan Dua Lekukan

27 Aug 2026
Sokai Developer
1 dilihat
0 komentar
Ulasan Hardware, Headline

SSD M.2 menjadi salah satu media penyimpanan yang banyak digunakan pada laptop dan komputer modern. Selain menawarkan ukuran yang lebih ringkas dibandingkan SSD 2,5 inci, SSD M.2 tersedia dalam beberapa konfigurasi konektor yang berbeda.

Salah satu perbedaan yang dapat dilihat secara fisik terdapat pada bagian konektor SSD. Beberapa SSD memiliki satu lekukan atau notch, sementara model lainnya memiliki dua lekukan. Perbedaan tersebut berkaitan dengan konfigurasi key pada konektor M.2 dan kompatibilitasnya dengan slot pada perangkat.

SSD M.2 dengan satu lekukan umumnya menggunakan konfigurasi M-Key. Lekukan tersebut berada pada salah satu bagian konektor dan menjadi salah satu karakteristik fisik yang membedakannya dari konfigurasi B+M Key.

Konfigurasi M-Key banyak digunakan pada SSD yang menggunakan antarmuka PCI Express (PCIe), termasuk SSD NVMe dengan empat jalur PCIe atau PCIe x4. Konfigurasi tersebut memungkinkan SSD memperoleh bandwidth yang lebih besar dibandingkan perangkat penyimpanan yang menggunakan antarmuka SATA.

Namun, keberadaan satu lekukan tidak dapat dijadikan satu-satunya indikator bahwa sebuah SSD menggunakan NVMe. Informasi mengenai antarmuka perangkat tetap perlu diperiksa pada spesifikasi produk.

SSD dengan dua lekukan pada konektornya umumnya menggunakan konfigurasi B+M Key. Konfigurasi tersebut memiliki dua notch pada konektor sehingga secara fisik dapat digunakan pada lebih banyak konfigurasi slot M.2.

SSD dengan B+M Key banyak ditemukan pada perangkat yang menggunakan antarmuka SATA. Namun, konfigurasi tersebut juga dapat ditemukan pada beberapa SSD PCIe dengan karakteristik tertentu.

Dengan demikian, jumlah lekukan tidak secara langsung menunjukkan apakah sebuah SSD menggunakan teknologi SATA atau NVMe.

Istilah M-Key dan B+M Key menjelaskan konfigurasi fisik konektor, sedangkan SATA dan PCIe menjelaskan antarmuka komunikasi antara perangkat penyimpanan dan sistem.

Sementara itu, NVMe (Non-Volatile Memory Express) merupakan protokol yang dirancang untuk media penyimpanan berbasis memori non-volatil melalui antarmuka PCI Express.

Perbedaan ketiga istilah tersebut penting karena M.2 sebenarnya merupakan spesifikasi bentuk dan ukuran perangkat, bukan nama protokol penyimpanan.

Dengan kata lain, terdapat SSD M.2 yang menggunakan SATA dan terdapat SSD M.2 yang menggunakan PCIe dengan protokol NVMe.

Perbedaan antarmuka memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan transfer data.

SSD M.2 SATA menggunakan antarmuka SATA dan secara umum memiliki kinerja yang berada pada kisaran kemampuan maksimum SATA III. Sementara SSD NVMe menggunakan PCIe sehingga dapat menyediakan bandwidth yang jauh lebih tinggi.

SSD NVMe PCIe 3.0 x4, misalnya, memiliki bandwidth yang lebih besar dibandingkan perangkat SATA. SSD dengan PCIe 4.0 x4 dapat menyediakan bandwidth yang lebih tinggi lagi apabila sistem komputer juga mendukung generasi PCIe tersebut.

Karena itu, performa SSD tidak dapat ditentukan hanya dengan melihat jumlah lekukan pada konektor.

Kompatibilitas SSD M.2 ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain jenis slot, konfigurasi key, ukuran fisik, serta antarmuka yang didukung perangkat.

Ukuran M.2 2280 merupakan salah satu ukuran yang umum digunakan. Angka 22 menunjukkan lebar modul sebesar 22 milimeter, sedangkan angka 80 menunjukkan panjang 80 milimeter.

Selain ukuran, pengguna juga perlu mengetahui apakah slot M.2 pada laptop atau motherboard mendukung SATA, PCIe, atau keduanya.

SSD yang secara fisik dapat masuk ke slot belum tentu dapat berfungsi apabila antarmuka yang digunakan tidak didukung oleh perangkat.

Tabel Perbandingan

| Karakteristik| M-Key| B+M Key|
| ------------------------ | ---------------------------------- | ---------------------------------- |
| Jumlah lekukan| 1| 2|
| Konfigurasi konektor| M-Key| B+M Key|
| Penggunaan umum| SSD PCIe/NVMe| SSD SATA dan sebagian SSD PCIe|
| Menentukan protokol NVMe | Tidak secara langsung| Tidak secara langsung|
| Kompatibilitas| Bergantung pada spesifikasi slot| Bergantung pada spesifikasi slot|
| Kecepatan| Bergantung pada antarmuka dan PCIe | Bergantung pada antarmuka dan PCIe |

Untuk memastikan jenis SSD yang sesuai dengan laptop atau komputer, pengguna perlu memeriksa spesifikasi slot M.2 pada perangkat. Informasi yang perlu diperhatikan meliputi ukuran modul, konfigurasi key, serta dukungan antarmuka SATA atau PCIe.

Spesifikasi SSD juga perlu diperiksa untuk mengetahui apakah perangkat menggunakan SATA atau NVMe dan berapa jalur PCIe yang tersedia.

Pemeriksaan tersebut diperlukan karena dua SSD dengan bentuk M.2 yang sama belum tentu memiliki antarmuka yang sama.

Perbedaan SSD M.2 dengan satu dan dua lekukan pada dasarnya berkaitan dengan konfigurasi key pada konektor. Satu lekukan umumnya menunjukkan M-Key, sedangkan dua lekukan umumnya menunjukkan B+M Key.

Namun, konfigurasi tersebut tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya cara untuk membedakan SSD SATA dan NVMe. M.2 merupakan bentuk dan spesifikasi modul, sementara SATA dan PCIe merupakan antarmuka, dan NVMe merupakan protokol komunikasi untuk perangkat penyimpanan berbasis PCIe.

Oleh karena itu, pemilihan SSD perlu didasarkan pada spesifikasi lengkap perangkat, bukan hanya berdasarkan jumlah lekukan pada konektornya.

Bagikan Artikel
Artikel Terkait

Belum ada artikel terkait.

Komentar (0)


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.