Sokai Developer
Kota Dumai Riau    sokaideveloper@gmail.com
Senin - Sabtu 08:00 - 17:00 Wib   |   Minggu Libur
NEWS
Pulang Sekolah dan Kenangan Mencari Ikan di Parit — 1995      OJS dan Ancaman Peretasan: Mengapa Situs Jurnal Ilmiah Sering Menjadi Sasaran?      Apakah AI Aman dalam berkomunikasi ? Bagaimana Keamanan Data Saat Berkomunikasi dengan Kecerdasan Buatan      Ketika Hacker Mengganggu Website: Sebenarnya Apa Tujuan Mereka?      WordPress Aman? Jangan Terlalu Cepat Percaya: Di Balik Kemudahan Ada Celah yang Sering Dilupakan      Gagasan Membangun Android TV Headend, Sebuah Ide Televisi Masa Depan      Jeruk Maman Menjadi Hidangan Khas Masakan Kampung      Ikan Pekasam Dibungkus Kulit Kayu Semaung, Warisan Rasa dari Dapur Kampung      Gurihnya Gulai Cendawan Kukuran digulai dengan Ikan Salai      Permainan Kelereng: Keseruan Anak Kampung Zaman Dulu      Pulang Sekolah dan Kenangan Mencari Ikan di Parit — 1995      OJS dan Ancaman Peretasan: Mengapa Situs Jurnal Ilmiah Sering Menjadi Sasaran?      Apakah AI Aman dalam berkomunikasi ? Bagaimana Keamanan Data Saat Berkomunikasi dengan Kecerdasan Buatan      Ketika Hacker Mengganggu Website: Sebenarnya Apa Tujuan Mereka?      WordPress Aman? Jangan Terlalu Cepat Percaya: Di Balik Kemudahan Ada Celah yang Sering Dilupakan      Gagasan Membangun Android TV Headend, Sebuah Ide Televisi Masa Depan      Jeruk Maman Menjadi Hidangan Khas Masakan Kampung      Ikan Pekasam Dibungkus Kulit Kayu Semaung, Warisan Rasa dari Dapur Kampung      Gurihnya Gulai Cendawan Kukuran digulai dengan Ikan Salai      Permainan Kelereng: Keseruan Anak Kampung Zaman Dulu     

Pulang Sekolah dan Kenangan Mencari Ikan di Parit — 1995

15 Aug 2026
Sokai Developer
1 dilihat
0 komentar
Headline, Kenangan

Tahun 1995 adalah masa yang sederhana, tetapi menyimpan banyak kenangan yang sampai sekarang masih terasa dekat. Saat itu, pulang sekolah tidak selalu langsung menuju rumah. Ada saja cerita dan petualangan kecil yang membuat masa sekolah menjadi begitu menyenangkan untuk dikenang.

Suatu hari, kami pulang sekolah lebih cepat karena guru berhalangan datang. Mendengar kabar itu, rasanya seperti mendapat kesempatan libur tambahan. Kami pun segera mengambil sepeda dan pulang bersama. Namun, bukannya langsung sampai rumah, di perjalanan kami melihat sebuah parit besar di pinggir jalan yang airnya keruh.

Parit itu lebarnya kira-kira lima meter. Di kiri dan kanannya terdapat ladang yang ditumbuhi semak belukar, rumput liar, serta tanaman berduri dan putri malu. Bagian hulu dan hilir parit juga tertutup semak-semak yang lebat, sehingga dari kejauhan parit tersebut terlihat seperti menyusuri belantara kecil di tengah ladang.

Kami meletakkan dua sepeda di pinggir jalan tanah berwarna kuning. Tanpa berpikir panjang, kami pun turun ke dalam parit. Airnya keruh dan cukup dalam, tetapi rasa penasaran jauh lebih besar daripada rasa takut. Kami mencari ikan dengan cara sederhana, menggunakan kayu untuk mengaduk-aduk bagian dasar parit dan menyelusuri tempat-tempat yang dipenuhi rumput serta semak.

Ternyata keberuntungan sedang berpihak kepada kami. Banyak ikan gabus yang bersembunyi di dalam air keruh tersebut. Setiap kali berhasil mendapatkan seekor ikan, hati kami langsung gembira. Baju seragam yang tadinya bersih mulai basah dan penuh lumpur, tetapi tidak ada yang memedulikannya.

Sesekali kami harus berhati-hati karena pinggir parit dipenuhi semak berduri dan tanaman putri malu. Duri-duri itu membuat kami harus memilih tempat untuk berjalan dan mencari ikan. Namun, justru suasana seperti itulah yang membuat pengalaman tersebut terasa seperti sebuah petualangan.

Hari itu kami pulang sekolah bukan hanya membawa ikan, tetapi juga membawa cerita yang sangat berharga. Dua sepeda yang bersandar di pinggir jalan, seragam sekolah yang kotor, air parit yang keruh, semak berduri, dan ikan gabus yang berhasil kami dapatkan semuanya menjadi bagian dari kenangan masa kecil.

Sekarang, tahun 1995 memang sudah jauh berlalu. Banyak hal telah berubah. Jalan tanah mungkin sudah menjadi jalan yang berbeda, ladang dan semak belukar mungkin sudah tidak seperti dahulu, dan kami pun sudah tumbuh dewasa. Namun, kenangan pulang sekolah lebih cepat karena guru berhalangan datang, lalu mencari ikan gabus di parit besar bersama teman, tetap menjadi salah satu cerita sederhana yang sulit dilupakan.

Bagikan Artikel
Artikel Terkait

Belum ada artikel terkait.

Komentar (0)


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.