Sokai Developer
Kota Dumai Riau    sokaideveloper@gmail.com
Senin - Sabtu 08:00 - 17:00 Wib   |   Minggu Libur
NEWS
OMAK ABAH: LAGU RINDU YANG TAK PERNAH SELESAI      Nikmatnya Menjalani Hidup dengan Selalu Bersyukur      Mengenal Perbedaan SSD M.2 dengan Satu dan Dua Lekukan      Distribusi Internet Melalui Satelit Starlink, Begini Cara Jaringan Dikirim ke Pengguna      Teknologi Radar Kuantum Suhu Ruang Mulai Dikembangkan, Belum Hadir sebagai Produk Pasar      Lepikal Eka Putra Hadirkan Lagu “Urang Nun Tidu’o” dengan Lirik Bernuansa Romantis      Hancuo Munabuo, Karya Lephi Khan yang Membawa Bahasa Daerah ke Dunia Musik Rokan Hulu      Lephi Khan dan Perjuangan Menghidupkan Lagu Daerah Rokan Hulu      Pulang Sekolah dan Kenangan Mencari Ikan di Parit — 1995      OJS dan Ancaman Peretasan: Mengapa Situs Jurnal Ilmiah Sering Menjadi Sasaran?      OMAK ABAH: LAGU RINDU YANG TAK PERNAH SELESAI      Nikmatnya Menjalani Hidup dengan Selalu Bersyukur      Mengenal Perbedaan SSD M.2 dengan Satu dan Dua Lekukan      Distribusi Internet Melalui Satelit Starlink, Begini Cara Jaringan Dikirim ke Pengguna      Teknologi Radar Kuantum Suhu Ruang Mulai Dikembangkan, Belum Hadir sebagai Produk Pasar      Lepikal Eka Putra Hadirkan Lagu “Urang Nun Tidu’o” dengan Lirik Bernuansa Romantis      Hancuo Munabuo, Karya Lephi Khan yang Membawa Bahasa Daerah ke Dunia Musik Rokan Hulu      Lephi Khan dan Perjuangan Menghidupkan Lagu Daerah Rokan Hulu      Pulang Sekolah dan Kenangan Mencari Ikan di Parit — 1995      OJS dan Ancaman Peretasan: Mengapa Situs Jurnal Ilmiah Sering Menjadi Sasaran?     

Kisah Nyata Tahun 1960-an: Ular Berkaki yang Ditemukan di Bekas Bakar Ladang

27 Jul 2026
Sokai Developer
33 dilihat
0 komentar
Headline, Kisah Nyata

Pada sekitar tahun 1960-an, kehidupan masyarakat kampung masih sangat dekat dengan alam. Setelah musim panen selesai, ladang dibersihkan dengan cara mengumpulkan ranting, dahan kecil, daun kering, dan berbagai sampah ladang ke dalam beberapa longgokan. Longgokan itu biasanya tidak langsung dibakar. Dibiarkan terlebih dahulu selama beberapa hari agar benar-benar kering sehingga mudah terbakar.

Suatu hari, seorang anak perempuan yang sedang bermain di ladang sambil melihat-lihat bekas panen. Tidak jauh darinya, sang ayah sedang mengumpulkan ranting dan kayu-kayu kecil untuk dijadikan satu longgokan yang nantinya juga akan dibakar.

Saat berjalan melewati bekas tempat pembakaran yang sudah dingin, anak itu melihat sesuatu yang membuatnya heran. Di antara abu hitam dan sisa kayu yang hangus tergeletak seekor ular yang sudah mati terbakar. Namun, yang membuatnya semakin penasaran adalah di sepanjang sisi tubuh ular itu tampak banyak kaki kecil sehingga sekilas menyerupai kaki seribu.

Anak perempuan itu segera memanggil ayahnya.

"Ayah... kok ular yang terbakar itu ada kakinya seperti kaki seribu?"

Sang ayah menoleh sebentar lalu beliau hanya berkata dengan tenang,

"Sudahlah, jangan main di situ. Mainlah yang jauh-jauh saja."

Mendengar jawaban ayahnya, anak perempuan itu pun menuruti nasihat tersebut. Ia meninggalkan bekas pembakaran dan kembali bermain di bagian ladang yang lebih jauh.

Kemungkinan, ketika ayahnya membakar longgokan ranting dan sampah ladang beberapa hari sebelumnya, ular itu sedang bersembunyi di dalam tumpukan ranting. Karena tidak terlihat, ular tersebut ikut terbakar saat api dinyalakan. Peristiwa itu terjadi tanpa disengaja.

Kejadian sederhana ini menjadi salah satu kenangan yang masih diingat hingga bertahun-tahun kemudian. Pada masa itu, membersihkan ladang dengan mengumpulkan ranting dan membakarnya merupakan pekerjaan yang lazim dilakukan masyarakat. Di balik pekerjaan tersebut, terkadang ditemukan hal-hal yang tidak biasa, yang kemudian menjadi cerita turun-temurun di dalam keluarga.

Demikianlah kisah yang dikenang dari kehidupan kampung pada era 1960-an, ketika anak-anak bebas bermain di alam terbuka, sementara para orang tua bekerja membersihkan ladang dengan peralatan yang sederhana.

Bagikan Artikel
Artikel Terkait

Belum ada artikel terkait.

Komentar (0)


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.