Sokai Developer
Kota Dumai Riau    sokaideveloper@gmail.com
Senin - Sabtu 08:00 - 17:00 Wib   |   Minggu Libur
NEWS
Tuai Padi Tradisional di Kampung Zaman Dulu    Kisah Bayi Perempuan yang Ditukar Orang Bunyian dengan Bayi Lelaki    Legenda Pemuda Kampung yang Konon Diangkat Menjadi Raja Orang Bunyian    Ketika Padi yang Hilang Kembali dari Kaum Bunyian    Kisah yang Dituturkan Turun-Temurun: Saat Manusia dan Orang Bunyian Masih Saling Berhubungan    Kisah Nyata: Cahaya di Dasar Sungai yang Membuat Salat Magrib Terlewat    Misteri Mimpi Menjelang Subuh dan Lubang di Bawah Jemuran    Misteri Sebutir Ubi yang Bersinar di Dalam Periuk    Kisah Nyata Seorang Perempuan dan Seekor Ular    Kisah Nyata Tahun 1960-an: Ular Berkaki yang Ditemukan di Bekas Bakar Ladang    Tuai Padi Tradisional di Kampung Zaman Dulu    Kisah Bayi Perempuan yang Ditukar Orang Bunyian dengan Bayi Lelaki    Legenda Pemuda Kampung yang Konon Diangkat Menjadi Raja Orang Bunyian    Ketika Padi yang Hilang Kembali dari Kaum Bunyian    Kisah yang Dituturkan Turun-Temurun: Saat Manusia dan Orang Bunyian Masih Saling Berhubungan    Kisah Nyata: Cahaya di Dasar Sungai yang Membuat Salat Magrib Terlewat    Misteri Mimpi Menjelang Subuh dan Lubang di Bawah Jemuran    Misteri Sebutir Ubi yang Bersinar di Dalam Periuk    Kisah Nyata Seorang Perempuan dan Seekor Ular    Kisah Nyata Tahun 1960-an: Ular Berkaki yang Ditemukan di Bekas Bakar Ladang   

Legenda Pemuda Kampung yang Konon Diangkat Menjadi Raja Orang Bunyian

28 Jul 2026
Sokai Developer
1 views
Misteri

Di sebuah kampung yang dikelilingi hutan lebat, masyarakat dahulu hidup dengan penuh kebersamaan. Setiap sore terdengar suara anak-anak bermain, para pemuda berkumpul di balai kampung, dan orang tua saling berbincang di beranda rumah. Namun, di kampung itu ada seorang pemuda yang kehidupannya berbeda dari kebanyakan orang.

Sejak remaja, ia lebih suka mengurung diri di dalam kamar. Hari-harinya hampir tidak pernah keluar rumah. Ia tidak pernah bergaul dengan teman-teman sebayanya dan jarang berbicara dengan masyarakat. Waktu terus berjalan, tetapi kebiasaannya tidak pernah berubah.

Pemuda itu juga dikenal sebagai perokok. Namun, ia hampir tidak pernah membeli rokok sendiri. Setiap kali ingin merokok, ia selalu meminta rokok kepada ibunya pintu gerbang rokok ibunya.

Suatu ketika, pemuda itu terserang demam tinggi selama beberapa hari. Ibunya merawatnya dengan penuh kasih sayang sambil berharap anaknya segera sembuh.

Pada suatu malam, sang ibu masuk ke kamar untuk melihat keadaan anaknya.

Namun alangkah terkejutnya ia.

Tempat tidur itu kosong.

Anaknya hilang tanpa meninggalkan jejak sedikit pun.

Pintu rumah tidak rusak, jendela masih tertutup, dan tidak ada tanda-tanda ia pergi. Sang ibu segera mencari ke seluruh penjuru kampung. Ia bertanya kepada keluarga, tetangga, hingga teman-teman anaknya.

Tidak seorang pun mengetahui ke mana pemuda itu pergi.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan. Sang ibu tidak pernah berhenti mencari. Harapannya semakin tipis, tetapi doanya tidak pernah putus.

Pada suatu malam, setelah lama menghilang, sang ibu bermimpi bertemu anaknya.

Dalam mimpi itu, sang anak berkata dengan suara yang tenang,

*"Ibu... jangan cari aku lagi. Aku sekarang hidup dengan baik. Aku telah menjadi seorang raja. Walaupun ibu tidak dapat melihatku, sebenarnya aku sering pulang ke rumah."*

Mendengar ucapan itu, sang ibu terbangun dengan air mata mengalir di pipinya.

Sejak saat itu ia mulai percaya bahwa anaknya masih ada, meskipun berada di alam yang tidak dapat dijangkau manusia biasa.

Beberapa waktu kemudian terjadi sebuah kejadian yang membuatnya semakin yakin.

Suatu sore ia hendak mengambil rokok yang disimpannya Betapa terkejutnya ia ketika melihat isi bungkus rokok itu telah berkurang beberapa batang.

Padahal tidak ada seorang pun di rumah yang mengambilnya.

Malam harinya, ia kembali bermimpi.

Anaknya datang sambil tersenyum dan berkata,

*"Ibu... tadi aku pulang. Maaf, aku mengambil beberapa batang rokok milik ibu."*

Sang ibu hanya tersenyum sambil menahan haru.

Sejak saat itu, setiap kali jumlah rokok di tempat penyimpanannya berkurang tanpa diketahui penyebabnya, sang ibu percaya bahwa anaknya sedang pulang menjenguk rumah.

Tidak hanya itu.

Menurut cerita masyarakat kampung, suatu sore beberapa orang sedang mandi di sungai. Di seberang sungai mereka melihat seorang pemuda sedang mandi seorang diri.

Wajahnya sangat mirip dengan pemuda yang telah lama hilang.

Karena penasaran, salah seorang memanggil namanya dengan suara lantang.

Begitu namanya dipanggil, sosok pemuda dalam sekejap mata, tubuhnya lenyap tanpa meninggalkan bekas, seolah menyatu dengan udara.

Peristiwa itu membuat warga kampung semakin yakin bahwa pemuda tersebut bukan lagi hidup di alam manusia.

Sejak saat itulah berkembang sebuah cerita yang diwariskan dari generasi ke generasi. Konon, pemuda itu telah diangkat menjadi Raja Orang Bunyian, pemimpin kaum bunyian yang hidup di alam gaib menurut kepercayaan masyarakat setempat.

Terlepas dari benar atau tidaknya kisah tersebut, legenda ini telah lama menjadi bagian dari cerita lisan masyarakat kampung. Orang-orang tua menceritakannya kepada anak dan cucu mereka sebagai salah satu kisah misteri yang mengingatkan bahwa dalam kepercayaan masyarakat dahulu, alam masih menyimpan banyak rahasia yang tidak selalu dapat dijelaskan oleh akal manusia.

Bagikan Artikel
Komentar (0)


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.